Penghantar: Dongeng Sebagai Pilihan…

DONGENG sebagai pilihan Apresiasi kali ini. Mengingat tradisi dongeng lisan dari ibu-ibu kita zaman dulu, yang mana zaman kini ibu-ibu muda kita sudah jarang yang melakukan. Kalau ada pun harus membaca buku, bukan dongeng yang di luar kepala. Lepas dongeng lisan maupun lewat bacaan, intinya untuk menghibur atau mengantarkan tidur anak. Di samping tentunya ada dongeng untuk orang dewasa.Ada 29 naskah yang terdiri atas 16 puisi, 8 cerpen dan 5 esai. Dari semua naskah tersebut ada tiga peserta mengirim lebih dari satu naskah. Namun sejak awal memang tidak ada ketentuan batasan jumlah naskah yang bisa dikirim. Tetap saja, naskah yang lebih dari satu buah diperbolehkan. Semata-mata kita sedang berlatih mengolah khayal dan mencoba untuk mengkritisinya.Setiap warga Apsas berhak menjadi juri, asal tidak memberikan kritik atau nilai pada karya sendiri. Untuk itu mohon bantuannya dengan sangat, agar proses di ruang belajar ini berjalan lancar, sempatkan waktu dan tenaga sejenak untuk memberikan komentar, kritik, dan nilai pada kawan-kawan lain.Sistem nilai yang dipakai antara: 4 sampai dengan 8. (4: terendah dan 8: tertinggi). Desimal:0.5. Setelah form penilaian di bawah ini terisi semua; nama sebagai juri, komentar dan nilai, maka dikirim langsung ke milis lagi, supaya pemilik naskah langsung tahu isi kritiknya dan tim apresiasi bisa mengumpulkannya.Selamat Mengkritik dan Menilai !
Salam hangat,
Indah Survyana & Moderator

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: